TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Lampung — Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-62 Tahun 2026, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah wilayah, Jumat (06/03/2026).

Adapun lokasi kegiatan, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung Kota Bandar Lampung, Desa Sukajaya Kabupaten Pesawaran, dan Desa Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.

Penyaluran bantuan diawali di TPA Bakung, Kota Bandar Lampung, berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung. Bantuan berupa beras dan paket sembako diserahkan kepada 100 penerima manfaat yang terdiri dari keluarga dengan anak berisiko stunting serta masyarakat lanjut usia. Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kegiatan di Desa Sukajaya, Lempasing, Kabupaten Pesawaran. Di lokasi tersebut, kembali disalurkan 100 paket sembako bagi warga lanjut usia serta keluarga yang terdata memiliki anak berisiko stunting.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Pringsewu.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan HKG PKK ke-54 dan rangkaian HUT Provinsi Lampung ke-62 ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan bentuk kasih sayang dan perhatian ini dapat memberikan manfaat bagi bapak dan ibu semua yang menerima bantuan,” ujarnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan di Desa Gading Rejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pringsewu. Di lokasi tersebut, Batin Wulan bersama jajaran kembali membagikan 100 paket sembako kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.

Pada kesempatan itu, Batin Wulan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu juga menyerahkan bantuan tambahan berupa susu dan sembako kepada keluarga yang telah terdata memiliki anak berisiko mengalami stunting.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian, dukungan, dan kasih sayang Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung dalam rangka bakti sosial serentak memperingati HKG ke-54 serta rangkaian kegiatan HUT Provinsi Lampung ke-62,” lanjutnya.

Ia juga mendorong jajaran TP PKK kabupaten/kota untuk terus aktif mendampingi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan rumah tangga.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TP PKK Provinsi Lampung untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat peringatan HKG PKK ke-54 dan HUT ke-62 Provinsi Lampung.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Farial, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Semangat Ramadan, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung Berbagi Takjil Meski Sempat Diguyur Hujan

Bandar Lampung — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung tidak menyurutkan semangat berbagi dalam kegiatan pembagian takjil Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung di Mahan Agung, Jalan Dokter Susilo, Jumat (06/03/2026).

Memasuki hari kesebelas pelaksanaan kegiatan, ratusan paket takjil tetap dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sebanyak 450 paket takjil di bagikan kepada warga. Selain itu juga disiapkan tambahan susu dan snack khusus untuk anak-anak.

Kegiatan hari ini melibatkan Posyandu, Dharma Wanita Persatuan dibawah Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Dharma Wanita Persatuan RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Pembagian takjil juga turut didukung Mobil Sedekah Cinta dari Majelis Ta’lim Babussalam Al-Ikhlas.

Masyarakat yang melintas tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Sejumlah warga mengaku senang dan terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, berharap kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini kita bagikan di Jum’at berkah ini khusus untuk masyarakat Lampung, semoga bermanfaat dan penuh berkah,”ujarnya.

Kegiatan berbagi takjil yang digelar TP PKK dan DWP Provinsi Lampung ini menjadi agenda rutin selama bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.

Dipimpin Purnama Wulan Sari Mirza, Dekranasda Provinsi Lampung Berbagi 1.500 Takjil di Bulan Ramadan

Bandar Lampung — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional, Dekranasda Provinsi Lampung menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di halaman Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jumat (06/03/2026).

Sebanyak 1.500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan berbagi terlaksana melalui kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung, HIPMI Culinary Indonesia Lampung dan partisipasi berbagai pihak.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan inisiatif bersama seluruh pengurus Dekranasda Provinsi Lampung dalam rangka memperingati HUT Dekranas ke-46.

“Barakallah hari ini Dekranasda Provinsi Lampung mengadakan berbagi takjil, yaitu dalam rangka memperingati ulang tahun Dekranas yang ke-46 tahun. Jadi ini merupakan inisiasi dari kami semua, saya selaku Ketua Dekranasda Provinsi Lampung bersama seluruh pengurus Dekranasda Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Lampung, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Alhamdulillah hari ini kami dapat berbagi kebahagiaan sebanyak 1.500 makanan yang bisa dibagikan ke masyarakat Lampung khususnya. Alhamdulillah ketertiban juga tetap terjaga, masyarakat senang mendapatkan perhatian, dan inilah bentuk kepedulian kami Dekranasda Provinsi Lampung,” lanjutnya.

Meski sempat diguyur hujan, kegiatan berbagi takjil tetap berlangsung dengan lancar dan disambut penuh antusias oleh masyarakat.

Batin Wulan, sapaan akrab Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang turut berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.

“Hujan tidak menghalangi kita untuk terus berbagi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas support dari HIPMI Lampung dan seluruh pengurus HIPMI Culinary Indonesia Lampung. Semoga menjadi berkah untuk semuanya,” tutupnya.

Salah satu warga yang menerima takjil, Supriati, mengaku merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya agar Dekranas semakin sukses di usianya yang ke-46 tahun.

“Saya merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Semoga dengan Hari Ulang Tahun ke-46 Dekranas, Dekranasda semakin sukses dan terus berbagi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Lampung Beri Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti peran vital pondok pesantren dalam menyelamatkan puluhan ribu anak putus sekolah dan menjaga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Lampung.

“Saya tidak bayangkan seandainya tidak ada pesantren di Provinsi Lampung, mungkin IPM kita tambah jeblok, kemiskinan kita bertambah,” ujar Gubernur Mirza.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Mahan Agung Bandar Lampung, pada Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, terdapat ketimpangan signifikan terkait ketersediaan bangku sekolah menengah. Dari sekitar 130.000 lulusan SMP setiap tahunnya, hanya tersedia sekira 90.000 bangku SMA, menyisakan puluhan ribu siswa yang terancam putus pendidikan.

Sebanyak 20.000 lulusan SMP yang tidak tertampung tersebut akhirnya diserap oleh ribuan pondok pesantren di berbagai kabupaten dan kota di Lampung. Keberadaan sekitar 1.400 pesantren terbukti menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda berakhlak sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.

Sebagai wujud kepedulian dan dukungan konkret pemerintah, Pemprov Lampung mengalokasikan bantuan dana hibah tahun anggaran 2026. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur kepada 20 pondok pesantren serta lembaga pendidikan keagamaan pada acara tersebut.

Sejalan dengan isu pendidikan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut menyoroti daya saing lulusan SMA di Lampung di tingkat nasional. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya persentase putra daerah, yakni hanya berkisar 20 hingga 25 persen yang memenuhi standar kelulusan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila).

Menurut Muzani, pemerintah pusat kini menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat untuk keluarga tidak mampu, dan Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi. “Pendidikan adalah cara terbaik memperbaiki kualitas bangsa untuk masa depan pada masa-masa yang akan datang,” tegas Muzani.

Selain infrastruktur pendidikan, penguatan ekonomi agraris juga menjadi fondasi utama kebijakan pemerintah daerah saat ini. Ketua MPR memuji langkah strategis Pemprov Lampung dalam menjaga stabilitas harga komoditas unggulan, di mana harga singkong berhasil menyentuh Rp1.350 per kilogram dan jagung stabil di angka Rp6.500 per kilogram.

“Kekayaan orang Lampung itu bukan dari tambang yang banyak karena di sini tidak ada tambang, kekayaan orang Lampung itu dari beras, dari jagung, dan dari singkong,” ucap Muzani.

Saat ini, Pemprov Lampung juga tengah mematangkan skema hilirisasi hasil bumi untuk mengundang investor membangun kawasan industri cokelat, kopi, dan olahan pangan lainnya.

Di tengah dinamika perekonomian tersebut, Muzani mengingatkan bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama agar roda pembangunan berjalan lancar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat toleransi dan kerukunan, terlebih di tengah memanasnya suhu geopolitik dan konflik di Timur Tengah saat ini.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah dan doa bersama oleh Dr. KH. Buchori Muslim. Kolaborasi yang solid antara ulama dan umara ini diyakini mampu menciptakan iklim daerah yang kondusif, mempercepat roda ekonomi dari desa hingga kota, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.