135 Miliar Untuk Bangun Ruas Jalan Vital

TULANG BAWANG —– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/4/2026). Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin langsung kegiatan tersebut.

Pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer ini dialokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar dengan konstruksi rigid beton.

Ruas jalan ini menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian dan perkebunan, seperti sawit, padi, dan karet. Selama sekitar 30 tahun, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan dan belum tersentuh pembangunan signifikan.

Wagub Jihan menyampaikan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Selama 30 tahun, selama jalan ini ada, hari ini kita mulai pembangunannya. Semoga dengan terbangunnya jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan perekonomian meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, namun menegaskan bahwa proyek ini tetap menjadi prioritas.

“Kami bersama Pak Gubernur menghadapi berbagai tantangan fiskal, termasuk efisiensi anggaran. Namun, pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang alhamdulillah dapat terlaksana,” katanya.

Meski dalam kontrak pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan penyelesaian. “Pak Gubernur menginstruksikan agar pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat, dengan target September 2026,” tambah Jihan.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), UPTD, hingga kontraktor pelaksana, agar menjaga kualitas pekerjaan.

Ia menekankan pentingnya pembangunan jalan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, serta responsif terhadap aspirasi masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya fungsi drainase dalam menjaga ketahanan jalan.

“Pastikan pekerjaan sesuai standar dan spesifikasi yang ditetapkan. Drainase harus berfungsi dengan baik agar jalan tidak cepat rusak. Mari kita gotong royong menjaga infrastruktur ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa total panjang ruas Gedong Aji–Umbul Mesir mencapai 31,5 kilometer, dengan 22,7 kilometer dalam kondisi rusak berat.

Ruas ini fokuskan pada kondisi jalan yang rusak parah yang membahayakan pengguna jalan, serta dapat memperlancar ditribusi hasil pertanian dan perkebunan pada daerah sekitar.

“Tahun 2026 ini kita tangani sepanjang 13 kilometer dan memiliki lebar 8 meter melalui dua paket pekerjaan dengan total anggaran Rp135 miliar. Insyaallah sisanya akan kita selesaikan pada tahun depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, mengingat kawasan Tulang Bawang merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung.

“Jika kondisi jalan baik, ongkos produksi petani, termasuk distribusi gabah, dapat ditekan. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Taufiqullah juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mempercepat pengerjaan sesuai arahan gubernur.

“Kalau secara target penyelesaian didalam kontrak sampai Desember 2026, namun Pak Gubernur menginstruksikan harus segera lebih cepat September 2026, kita coba kebut mengejar ini,” katanya.

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/03/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Sai Bumi Ruwa Jurai. Wagub menegaskan bahwa peringatan usia ke-62 ini merupakan momentum untuk memperkuat arah masa depan Lampung yang lebih maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi.

“Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Saat ini Lampung tumbuh menjadi lumbung pangan nasional dengan capaian ekonomi yang inklusif, tumbuh sebesar 5,28 persen melampaui rata-rata nasional,” ujar Wagub.

Wagub juga memaparkan sejumlah keberhasilan signifikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan yang mencapai satu digit (9,66%), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,98%, serta keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi dengan angka inflasi terendah kedua secara nasional pada tahun 2025.

Selain capaian makro, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong transformasi digital melalui aplikasi Lampung In yang kini telah diunduh lebih dari 30.000 pengguna sebagai platform layanan publik yang responsif dan akuntabel.

Di tengah tantangan fiskal dan dinamika geopolitik global, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta untuk memperkuat kolaborasi.

“Tema ‘Membangun Bersama Lampungku Maju’ adalah pemicu bagi kita untuk bekerja lebih cerdas dan efisien demi mewujudkan Indonesia Emas,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sejumlah penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi kepada jajaran perangkat daerah, instansi, serta individu yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Berikut adalah daftar penerima penghargaan yang diserahkan dalam upacara tersebut :

  1. Penghargaan Evaluator Internal SAKIP & Dukungan Digitalisasi :
  • Inspektur Provinsi Lampung (Evaluator Internal SAKIP).
  • Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung (Pembinaan Perencanaan & Pengukuran Kinerja).
  • Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (Pembinaan Pelaporan Kinerja).
  • Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung (Dukungan Digitalisasi SAKIP).
  1. Penghargaan Penilaian Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2025 :
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
  • Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
  1. Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Tahun 2025 :
  • Dinas Sosial Provinsi Lampung.
  • RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
  1. Pegawai Penerima Penghargaan pada Unit Pelayanan Publik :
  • Aryadi Saputra, S.Kom. (Dinas Sosial).
  • Desy Yuanita, SKM., M.Kes. (RSUD Dr. H. Abdul Moeloek).
  • Deden Hermawan, S.Kom. (Dinas Pendidikan & Kebudayaan).
  1. Penyerahan Tali Asih KORPRI kepada Pensiunan :
  • Ahmad Fauzi (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan).
  • Mudri Sucipto (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik).

Peringatan HUT ke-62, Lampung Catat Kinerja Pembangunan Positif di Berbagai Sektor

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung menjadi momentum untuk meneguhkan arah pembangunan menuju daerah yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. Ia menyebut capaian pembangunan yang diraih saat ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan fondasi yang harus terus diperkuat.

“Lampung harus berdiri sebagai provinsi yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. Berbagai capaian yang kita raih hari ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak dan harus terus kita lanjutkan,” ujar Wagub Jihan Nurlela dalam rapat paripurna istinewa.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-62, kegiatan dilaksanakan di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, akademisi, tokoh adat, hingga perwakilan masyarakat.

Acara diawali dengan tarian Sigeh Penguten oleh siswi SMA Negeri 10 Bandar Lampung, dilanjutkan penampilan lagu daerah oleh Intan Putri, juara Kontes Dangdut Indonesia 2025 asal Provinsi Lampung. Berbagai pertunjukan budaya seperti Tari Tuah Payan Tuha serta pemutaran video kilas balik sejarah berdirinya Provinsi Lampung turut memeriahkan kegiatan.

Dalam paparannya, Wagub Jihan menyampaikan capaian pembangunan Lampung yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2025 mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata Sumatera sebesar 4,81 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir berhasil ditekan hingga satu digit, yakni 9,66 persen pada September 2025. Indeks Pembangunan Manusia juga meningkat menjadi 73,98 poin dan masuk kategori tinggi.

Di bidang tata kelola, Pemprov Lampung meraih predikat Sangat Baik (BB) dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta menjadi provinsi dengan kualitas pelayanan publik tertinggi secara nasional.

Pada sektor infrastruktur, sepanjang 2025 dilakukan perbaikan 52 ruas jalan provinsi sepanjang 66,2 kilometer dan 21 jembatan. Kondisi jalan mantap meningkat dari 78,81 persen menjadi 79,79 persen, sementara degradasi jalan berhasil ditekan.

Program pembangunan desa juga diperkuat melalui penyediaan 34 unit bed dryer di 34 desa untuk menekan kehilangan hasil panen, serta distribusi 500 pusat produksi pupuk hayati cair bagi 190.000 petani.

Di bidang pendidikan, pemerintah menghapus uang komite bagi siswa SMA/SMK, menargetkan angka putus sekolah nol persen, serta membuka akses kerja internasional melalui program kelas migran vokasi Jepang yang telah diikuti 93 sekolah.

Sementara di sektor kesehatan, pemerataan layanan terus ditingkatkan, termasuk melalui program cek kesehatan gratis yang menempatkan Lampung pada peringkat sembilan nasional.

Wagub Jihan juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung program nasional, seperti makan bergizi gratis dan pembangunan sekolah rakyat. Program tersebut bahkan telah menjangkau 2,8 juta penerima manfaat dengan potensi perputaran ekonomi mencapai Rp12,1 triliun per tahun di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan Hak Kekayaan Intelektual arsitektur Menara Siger dari Anshori Djausal kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang diterima Wakil Gubernur. Selain itu, Wagub Jihan juga menyerahkan penghargaan kepada lima kabupaten penerima 12 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2025.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 62 tahun Lampung merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen untuk melanjutkan pembangunan daerah.

Menurutnya, Lampung telah berkembang dari daerah dengan berbagai keterbatasan menjadi provinsi yang cukup maju, dengan sektor pertanian sebagai tulang punggung, peningkatan kualitas SDM, serta pembangunan infrastruktur yang terus berjalan.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan Lampung yang lebih maju,” ucap Giri.

Rapat paripurna ditutup dengan foto bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 62 tahun Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.

Mudik Lebih Aman dan Terjangkau, Pemprov Lampung Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melepas keberangkatan pemudik pada program Mudik Gratis Idulfitri 1447 Hijriah/2026 menggunakan moda transportasi bus dan Kereta Api di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin (16/03/2026).

Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan biaya yang lebih terjangkau.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun 2026 merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung, dengan perluasan layanan moda transportasi.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Provinsi Lampung bersama para mitra kembali dapat membantu masyarakat melaksanakan mudik. Tahun ini menjadi mudik gratis kedua yang kami selenggarakan. Jika tahun lalu hanya menggunakan kereta api, tahun ini kita tambahkan moda transportasi bus sehingga jangkauan pelayanan kepada masyarakat semakin luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberangkatan melalui kereta api pada hari tersebut melayani rute menuju Kertapati pada pagi hari dan Baturaja pada siang hari. Sementara itu, moda transportasi bus telah diberangkatkan sebelumnya untuk melayani sejumlah daerah di Provinsi Lampung seperti Kabupaten Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Mesuji.

Menurut Jihan, program mudik gratis ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para pemudik yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

“Semoga para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar, nyaman, dan selamat sampai tujuan serta dapat berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan atas dukungan yang diberikan, termasuk penambahan kuota mudik dari Jakarta menuju Lampung melalui skema Public Service Obligation (PSO) serta subsidi sebesar 30 persen untuk tarif kapal penyeberangan.

Wakil Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mitra yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program mudik gratis tahun ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Iswan H. Cahya mengapresiasi program tersebut karena seluruh pelaksanaannya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).”Program ini zero APBD.

Artinya seluruh kegiatan murni hasil kreativitas organisasi perangkat daerah dan kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan para mitra. DPRD Provinsi Lampung tentu mengapresiasi langkah positif ini, dan berharap ke depan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini telah dikoordinasikan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sehingga tidak merugikan pihak pengusaha angkutan.

Ia menambahkan bahwa program ini memanfaatkan moda transportasi bus yang ada di Lampung berdasarkan kesepakatan bersama dengan para pengusaha angkutan.

“Program ini melayani masyarakat Lampung yang akan menuju Palembang dan juga masyarakat yang berada di wilayah Lampung. Ada yang menggunakan kereta api dan ada yang menggunakan bus,” jelasnya.

Bambang juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan dampak besar bagi masyarakat. Tarif perjalanan kereta api dari Lampung menuju Kertapati yang seharusnya sekitar Rp180 ribu dapat ditekan menjadi sekitar Rp32 ribu karena subsidi pemerintah.

“Demikian juga untuk rute ke Baturaja, ada subsidi sekitar Rp80 ribuan sehingga masyarakat hanya membayar sekitar Rp29 ribu,” katanya.

Secara keseluruhan, program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2026 ini memberangkatkan sebanyak lebih kurang 1.886 pemudik yang menggunakan moda transportasi bus dan kereta api menuju berbagai daerah tujuan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dengan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka kegiatan Lampung Berhaji yang diselenggarakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mempermudah masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini melalui berbagai fasilitas tabungan haji.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi kepada BSI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar BSI yang senantiasa berkomitmen dalam pengembangan akses inklusi keuangan syariah di Provinsi Lampung,” ujar Wagub.

Menurut Wagub, berbagai program BSI, termasuk layanan pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta tabungan haji, telah membantu menjawab kebutuhan masyarakat Lampung.

Wagub Jihan juga menyoroti tingginya minat masyarakat Lampung untuk menunaikan ibadah haji. Tingginya animo tersebut tercermin dari lamanya waktu tunggu keberangkatan yang kini mencapai puluhan tahun.

Wagub berharap program seperti Lampung Berhaji dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk mempersiapkan biaya perjalanan ibadah haji secara bertahap.

“Perjalanan menuju Baitullah dimulai dari niat, diperkuat dengan ikhtiar, dan diwujudkan melalui perencanaan yang baik,” ucapnya.

Sementara itu, Regional CEO BSI Region 3 Palembang Ari Yusnairi Muslim mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BSI mendorong masyarakat merencanakan ibadah haji sejak dini.

Menurut Ari, secara nasional jumlah daftar tunggu calon jemaah haji di Indonesia telah mencapai sekitar 5,4 juta orang, dengan rata-rata waktu tunggu sekitar 26 tahun di berbagai daerah.

Karena itu, BSI menghadirkan layanan tabungan haji sebagai sarana bagi masyarakat untuk mulai menyiapkan biaya ibadah tersebut sejak awal.

“BSI tidak hanya menjadi sahabat finansial, tetapi juga sahabat spiritual bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah, termasuk haji dan umrah,” ujar Ari.

Ia menambahkan, tingginya religiusitas masyarakat Lampung menjadi potensi besar dalam pengembangan layanan keuangan syariah, terutama yang berkaitan dengan perencanaan ibadah.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis BSI Hasanah Card dari Ari Yusnairi Muslim kepada Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Acara yang dihadiri ratusan peserta itu turut diisi dengan tausiyah agama oleh penceramah Ustaz Dery Sulaiman serta dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah, program seperti Lampung Berhaji diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan ibadah haji dengan lebih terstruktur, sekaligus memperluas literasi keuangan syariah di Lampung. Dengan perencanaan yang baik, semakin banyak warga Lampung diharapkan dapat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerah.

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Progres Pembangunan Ruas Jalan Kasui – Air Ringkih di Kabupaten Way Kanan, untuk Perkuat Akses Ekonomi Masyarakat

WAY KANAN — Pemerintah Provinsi Lampung melanjutkan pembangunan ruas jalan Kasui–Air Ringkih yang menghubungkan Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan. Perbaikan jalan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar akses ekonomi masyarakat.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Way Kanan, Selasa (10/3/26). Peninjauan difokuskan pada ruas jalan Kasui – Air Ringkih (Bts. Sumsel), yang saat ini tengah dilakukan penanganan secara bertahap.

Wagub Jihan menegaskan bahwa ruas Kasui–Air Ringkih merupakan jalur penting bagi mobilitas warga serta aktivitas ekonomi daerah.

Ruas jalan tersebut selama ini menjadi akses utama kendaraan pengangkut komoditas kelapa sawit. Setiap hari, sekitar 50 kendaraan dengan tonase hingga 9 ton melintasi jalur tersebut.

“Jalan ini akan diperbaiki dan dilanjutkan pembangunannya. Sebelumnya sudah dikerjakan pada 2024, dan tahun ini akan disambung lagi sekitar lima kilometer. Nanti menggunakan konstruksi rigid agar lebih kuat,” ujar Wagub Jihan saat berdialog dengan warga di lokasi peninjauan.

Menurutnya, penggunaan konstruksi beton atau rigid pavement dipilih untuk menyesuaikan dengan tingginya beban kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

“Kalau tonase kendaraan berlebih, jalan akan cepat rusak. Karena itu kita gunakan rigid supaya lebih tahan terhadap beban kendaraan,” ujarnya.

Penanganan ruas Kasui–Air Ringkih direncanakan sepanjang 5,5 kilometer dengan konstruksi beton setebal 20 sentimeter. Pekerjaan tersebut akan dibagi dalam tujuh segmen dengan dukungan anggaran sekitar Rp55 miliar.

Secara keseluruhan, pada tahun anggaran 2026 Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi mengalokasikan anggaran sebesar Rp178,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Way Kanan. Anggaran itu mencakup penanganan delapan ruas jalan provinsi dan dua jembatan.

Pemerintah provinsi menilai peningkatan infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah sentra perkebunan di Lampung. (****)

Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur Way Kanan, Target Kemantapan Jalan 67,10 Persen

Way Kanan —- Wakil Gubernur Jihan Nurlela membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Komplek Perkantoran Pemkab Way Kanan, Selasa (10/3/2026).

​Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengapresiasi capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Way Kanan dibawah kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah. Wagub mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Way Kanan pada tahun 2025 mencapai 5,34 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan Provinsi Lampung dan Nasional.

​“Kontribusi terbesar adalah sektor pertanian yang menjadi sektor vital. Sudah patut dan layak kalau Pemerintah Provinsi Lampung memberikan fokus pembangunan lebih besar kepada Kabupaten Way Kanan,” ujar Wagub Jihan.

​Salah satu bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Lampung adalah pengalokasian anggaran sebesar Rp178,5 miliar pada tahun 2026 untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Bumi Ramik Ragom. Targetnya, kemantapan ruas jalan provinsi di wilayah tersebut akan meningkat signifikan menjadi 67,10 persen pada akhir tahun 2026.

​Selain infrastruktur fisik, Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya hilirisasi produk pertanian melalui program “Desaku Maju”. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan instrumen hilirisasi di 57 desa di Way Kanan.

“Kami menyiapkan instrumen mulai dari hilirisasi pertanian berbentuk dryer dan RMU di desa-desa, di mana ekosistem SDM-nya diambil dari lokal sehingga penambahan nilai (added value) dinikmati langsung oleh masyarakat setempat,” jelasnya.

​Di sisi lain, Wagub Jihan memberikan catatan tegas terkait integritas aparatur sipil negara dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengibaratkan birokrasi saat ini bekerja di dalam sebuah “akuarium” yang transparan di mata masyarakat dan lembaga pengawas.

​”Kolaborasi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan publik. Kita ini menjalankan roda pemerintahan sudah tidak ada lagi penghalang dari masyarakat untuk melihat bagaimana kita bekerja. Seperti kita ada di etalase, di akuarium yang transparan,” tegas Wagub Jihan.

​Menutup arahannya, Wagub Jihan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan perencanaan daerah dengan visi besar Pemerintah Provinsi Lampung menjadikannya wilayah Way Kanan sebagai superhub agroindustri di jalur tengah Sumatera. Ia berharap Musrenbang ini menghasilkan keputusan yang konkret, terukur, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

​Hadir dalam acara tersebut Bupati Way Kanan anggota DPRD Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan serta tokoh masyarakat.

Peresmian Posbankum, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Menghadirkan Akses Keadilan Hingga Tingkat Desa

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya menghadirkan akses keadilan hingga tingkat desa melalui pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Lampung. Menurut Gubernur, keadilan merupakan salah satu tanggung jawab utama pemimpin kepada masyarakat.

“Salah satu tugas pemimpin adalah memberikan rasa adil kepada rakyatnya. Karena itu Pos Bankum ini diharapkan menjadi tempat konsultasi hukum, ruang pelayanan, ruang edukasi, sekaligus ruang perlindungan bagi masyarakat, terutama di desa-desa,” ujar Gubernur.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan se-Provinsi Lampung di Balai Keratun Lantai 3 Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026). Peresmian dilakukan bersama Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas serta dihadiri para bupati dan wali kota se-Lampung.

Gubernur Mirza berharap keberadaan Posbankum dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang sering muncul di tingkat desa, seperti sengketa tanah, konflik keluarga, maupun persoalan sosial lainnya.

Menurut Gubernur, banyak persoalan hukum di masyarakat selama ini tidak tersampaikan kepada pemerintah karena keterbatasan akses dan pemahaman hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang berhasil membentuk Posbankum secara menyeluruh hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini Provinsi Lampung telah resmi memiliki 2.651 pos bantuan hukum. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan akses keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan hukum,” ucap Supratman.

Ia menjelaskan, kehadiran Posbankum merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang memiliki keterbatasan pendidikan maupun ekonomi.

Menurut Supratman, selama ini kesenjangan akses hukum masih terjadi karena layanan hukum lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang memiliki kemampuan finansial atau pendidikan yang memadai.

“Selama ini keadilan sering kali hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki keunggulan kapital atau pendidikan. Karena itu negara harus hadir memastikan masyarakat kecil juga mendapatkan akses hukum yang sama,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung Taufikurrahman menjelaskan bahwa pembentukan Posbankum di Lampung telah mencapai 100 persen dari total desa dan kelurahan yang ada.

“Sebanyak 2.651 pos bantuan hukum desa dan kelurahan telah terbentuk. Tercatat pula 5.302 paralegal yang siap memberikan layanan hukum kepada masyarakat,” kata Taufikurrahman.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 pemerintah juga telah melaksanakan pelatihan paralegal yang diikuti oleh sekitar 3.800 peserta untuk memperkuat kapasitas layanan bantuan hukum di tingkat desa.

Sejumlah kasus hukum di masyarakat juga telah berhasil diselesaikan melalui mekanisme mediasi oleh Posbankum tanpa harus melalui proses pengadilan. Di antaranya penyelesaian konflik rumah tangga di Desa Natar, Lampung Selatan, serta sengketa tanah antar ahli waris di Kelurahan Rejomulyo, Kota Metro.

Selain peresmian Posbankum, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung atas dukungan dalam pembentukan Posbankum. Menteri Hukum juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Lampung atas keberhasilan membentuk 2.651 Pos Bantuan Hukum di seluruh desa dan kelurahan.

Dengan adanya Posbankum di desa dan kelurahan, pemerintah berharap berbagai persoalan hukum dapat diselesaikan lebih cepat melalui mediasi dan konsultasi hukum, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di Provinsi Lampung.

Ramadan Bersama Siswa SLB, Wagub Jihan Tekankan Nilai Empati dan Ketakwaan

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kemuliaan seorang hamba di mata Tuhan tidak diukur dari kesempurnaan fisik, melainkan dari ketakwaan dan kualitas jiwa.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Ramadan bersama Keluarga Besar Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL) di SLB Negeri PKK Provinsi Lampung, Kamis (05/03/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PKDL Provinsi Lampung, menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya dapat berkumpul bersama siswa-siswi istimewa di SLBN PKK.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan ini saya bisa berkumpul dengan adik-adik kesayangan saya semua. Saya sampaikan juga salam hangat dari Bapak Gubernur dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung untuk seluruh keluarga besar di sini,” ujar Wagub

Wagub menekankan bahwa momentum Ramadan adalah pengingat bahwa kemuliaan seorang hamba di mata Allah SWT tidak diukur dari kesempurnaan fisik atau jabatan, melainkan dari ketakwaan dan kebersihan jiwa.

“Ramadan mengajarkan kita pendidikan jiwa, melatih empati, dan menahan diri. Kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberkahan,” lanjutnya.

Sebagai Ketua Umum PKDL, Jihan Nurlela menegaskan komitmen organisasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi komunitas disabilitas di Provinsi Lampung.

Wagub menyatakan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi tidak mudah, PKDL akan terus berupaya mengorkestrasikan energi guna memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan para penyandang disabilitas.

“Kami berkomitmen, baik saat menjabat di kepengurusan maupun tidak nantinya, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga besar PKDL dan komunitas di dalamnya,” tegas Wagub.

Suasana semakin meriah saat Wagub berinteraksi langsung dengan para siswa. Ia memberikan apresiasi khusus berupa reward kepada satu siswa dan satu siswi yang telah berhasil melaksanakan tadarus Al-Qur’an hingga mencapai Juz 10 ke atas. Tak hanya siswa, apresiasi juga diberikan kepada guru SLB yang telah berhasil menamatkan Al-Qur’an (khatam) sebelum Ramadan berakhir.

Acara ditutup dengan pemberian tausiah oleh Ustaz Muhammad Syukron Muchtar, yang dilanjutkan dengan pembagian bantuan serta takjil kepada para siswa, guru, dan orang tua murid sebagai bentuk nyata menebar sukacita di bulan penuh berkah.