Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC

Bandar Lampung– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kembali menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Wagub Jihan, pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, khususnya setelah kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI. Ia menilai, posisi Lampung sebagai wilayah prioritas nasional menuntut adanya percepatan dan penguatan program eliminasi TBC secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan optimisme bahwa Lampung mampu menjadi contoh keberhasilan penanganan TBC. Pengalaman dalam mengendalikan pandemi COVID-19 telah membentuk pola kerja kolaboratif yang solid antara pemerintah dan tenaga kesehatan.

“Kita sudah memiliki pengalaman dalam penanganan krisis kesehatan secara terstruktur dan masif. Pendekatan itu akan kita adaptasi untuk mempercepat eliminasi TBC di Lampung,” ujarnya.

Meski tren kesembuhan TBC terus membaik, Wagub menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini yang terintegrasi dengan penanganan hingga tuntas. Ia menyebut, tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap kasus teridentifikasi sejak awal dan mendapat pengobatan yang optimal.

Untuk itu, Pemprov Lampung akan mengoptimalkan peran seluruh lini layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas, Posyandu, hingga kader kesehatan di tingkat desa.
Sebagai bagian dari transformasi digital, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan integrasi program TBC ke dalam aplikasi “Lampung In”.

Platform ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemantauan data pasien secara real-time, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Dalam mendukung langkah tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung diminta untuk menjalin koordinasi intensif dengan PDPI, khususnya dalam penguatan sistem pertukaran data (bridging).

“Intervensi kebijakan harus ditopang dengan data yang kuat agar setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Dari sisi capaian, indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Lampung menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, capaian mencapai 103 persen dan meningkat menjadi 131 persen pada 2025. Hingga triwulan pertama 2026, realisasi telah menyentuh 19 persen.

Sementara itu, tingkat keberhasilan pengobatan TBC sensitif obat juga mengalami peningkatan, dari 95 persen pada 2024 menjadi 98 persen di tahun 2025. Pada triwulan pertama 2026, capaian pengobatan tercatat sebesar 81 persen.

Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Pemprov Lampung optimistis upaya eliminasi TBC dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital

Lampung Selatan – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat aksesibilitas dan mutu pelayanan publik melalui peluncuran berbagai layanan kesehatan unggulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandar Negara Husada (BNH).

Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan sertifikat internasional dan peresmian fasilitas medis baru dalam rangkaian peringatan HUT Provinsi Lampung ke-62, Kamis (16/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menerima langsung Sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyerahan sertifikat ini menandai resminya RSUD BNH sebagai penyedia layanan vaksinasi internasional yang diakui secara global.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa pengembangan RSUD BNH merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Menurutnya, fasilitas kesehatan di kawasan Kota Baru ini diproyeksikan menjadi pusat rujukan medis berbasis teknologi dan inovasi.

“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama dan kualitas pelayanan adalah wajah pemerintah. Kita bergerak menuju birokrasi yang melayani, bukan dilayani. Melalui transformasi digital dan peningkatan fasilitas ini, tidak boleh lagi ada masyarakat yang merasa sulit mendapatkan akses kesehatan,” ujar Wagub

Selain itu, Wagub juga meresmikan unit Uronefrologi (Hemodialisa) serta inovasi “SIGAP” (Layanan Jemput Pasien).

Pengembangan ini juga dibarengi dengan visi menjadikan RSUD BNH sebagai Green and Sport Hospital, mendukung konsep Blue Green City yang tengah didorong di kawasan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan masa depan yang berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Direktur RSUD BNH, Dr. dr. Sri Aryanti, M.M., M.Kes., melaporkan bahwa rangkaian kegiatan kali ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor sesuai dengan tema HUT Lampung ke-62, “Membangun Bersama Lampung Maju”.

Selain transformasi layanan, acara ini juga diisi dengan berbagai agenda kemanusiaan dan lingkungan, di antaranya :

  1. Bakti Sosial Terpadu: Operasi bibir sumbing, pemeriksaan kesehatan jiwa, pengobatan gratis, pemeriksaan mata, serta donor darah.
  2. Jejaring Pengaman Sosial: Penyerahan bantuan 2 unit kursi roda dan 75 paket sembako bagi masyarakat kelompok desil 1 dan desil 2 dari Dinas Sosial Provinsi Lampung.
  3. Pelestarian Lingkungan: Penanaman pohon sebagai upaya pencapaian target pembangunan rendah karbon dan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup di Provinsi Lampung.

Wagub juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara OPD, instansi vertikal, dan pihak swasta yang telah berkontribusi dalam upaya membangun Lampung, Wagub berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga untuk mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak melalui penguatan program Sekolah Ramah Anak (SRA).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara SMA Fransiskus Bandar Lampung dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, yang berlangsung di Auditorium SMA Fransiskus Bandar Lampung, Kamis (16/04/2026).

Kerja sama ini meliputi pemanfaatan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Pinggungan Sebuai Provinsi Lampung serta penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak. Dalam kesempatan tersebut, Dinas PPPA Provinsi Lampung juga menyerahkan secara simbolis panduan apel tematik jenjang SMA/SMK sederajat sebagai bentuk dukungan implementasi SRA di satuan pendidikan.

Sebagai bentuk wujud komitmen terhadap SRA, dibacakan deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dipimpin oleh Kepala SMA Fransiskus Bandar Lampung, Sr. M. Elfrida, FSGM, M.Pd. diikuti oleh pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik yang hadir dalam kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan penandatanganan papan deklarasi Sekolah Ramah Anak sebagai simbol komitmen bersama seluruh pihak.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan bahwa deklarasi Sekolah Ramah Anak merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Sekolah Ramah Anak bukan sekadar program, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” ujar Ketua TP PKK Provinsi Lampung.

Menurutnya, keberhasilan implementasi SRA memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, hingga masyarakat.

“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Batin Wulan, sapaan akrab Ketua TP PKK Provinsi Lampung menekankan pentingnya peran aktif peserta didik sebagai subjek utama dalam implementasi SRA.

“Anak-anak adalah aktor utama. Sekolah dan orang tua memfasilitasi, namun keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh bagaimana siswa mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak para siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, menjunjung tinggi sikap saling menghargai, serta berani menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong percepatan terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), salah satunya melalui penguatan Sekolah Ramah Anak di seluruh satuan pendidikan.

“Kami berharap SMA Fransiskus Bandar Lampung dapat menjadi role model dan menginspirasi sekolah lain di Provinsi Lampung dalam mengimplementasikan Sekolah Ramah Anak secara berkelanjutan,” harapnya.

Ketua Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung, Sr. M. Editha FSGM, S.Pd, menyampaikan bahwa konsep Sekolah Ramah Anak di lingkungan Fransiskus tidak hanya diwujudkan dalam kebijakan, tetapi juga dalam perilaku, komunikasi, serta pelayanan pendidikan yang berlandaskan nilai kasih dan kerahiman.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan orang tua siswa sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama serta dimeriahkan dengan penampilan ekstrakurikuler siswa-siswi SMA Fransiskus Bandar Lampung.

Pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji-Umbul Resmi Di Mulai

TULANG BAWANG —– Kebahagiaan menyelimuti warga saat pembangunan jalan provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir resmi dimulai. Setelah puluhan tahun menanti, masyarakat akhirnya melihat harapan baru atas perbaikan akses utama yang selama ini rusak parah.

Pembangunan tersebut ditandai groundbreaking yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh pemerintah daerah, kepala desa, hingga masyarakat setempat.

Selama kurang lebih 30 tahun, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan dan menjadi keluhan utama warga. Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer dengan konstruksi rigid beton.

Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Ia menyebut kehadiran Wakil Gubernur menjadi momen istimewa bagi masyarakat.

“Hari ini adalah hari yang luar biasa. Kami masyarakat Tulang Bawang mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Ibu Wakil Gubernur dan jajaran yang telah berjuang hadir di tengah kami,” ujarnya.

Ia juga menilai alokasi anggaran tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah provinsi kepada masyarakat Tulang Bawang. Menurutnya, besaran anggaran seperti ini belum pernah diterima sebelumnya, termasuk oleh Kabupaten/Kota lainnya.

“Kami bersyukur atas berkah ini. Semoga Gubernur dan Wakil Gubernur selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin Provinsi Lampung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumber Agung Sahel Sa’dullah yang juga terdampak adanya akses jalan tersebut mengaku sangat bersyukur atas dimulainya pembangunan jalan tersebut. Ia menyebut kondisi jalan yang rusak telah dirasakan warga selama puluhan tahun.

“Kami sangat bersyukur. Sudah 30 tahun jalan ini rusak. Kemarin, saat bulan puasa Pak Gubernur juga sudah melihat langsung kondisinya,” katanya.

Ia menegaskan masyarakat siap menjaga jalan yang akan dibangun, termasuk mengawasi kendaraan dengan muatan berlebih agar tidak merusak infrastruktur tersebut.

“Kalau ada kendaraan yang melebihi tonase, kami akan bersama-sama mencegah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Surati, salah seorang warga. Ia mengaku sangat bahagia dengan dimulainya pembangunan jalan tersebut.

“Kami ini warga transmigrasi sejak tahun 1990-an, baru kali ini jalan diperbaiki. Terima kasih untuk Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur,” katanya.

135 Miliar Untuk Bangun Ruas Jalan Vital

TULANG BAWANG —– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/4/2026). Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin langsung kegiatan tersebut.

Pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer ini dialokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar dengan konstruksi rigid beton.

Ruas jalan ini menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian dan perkebunan, seperti sawit, padi, dan karet. Selama sekitar 30 tahun, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan dan belum tersentuh pembangunan signifikan.

Wagub Jihan menyampaikan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Selama 30 tahun, selama jalan ini ada, hari ini kita mulai pembangunannya. Semoga dengan terbangunnya jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan perekonomian meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, namun menegaskan bahwa proyek ini tetap menjadi prioritas.

“Kami bersama Pak Gubernur menghadapi berbagai tantangan fiskal, termasuk efisiensi anggaran. Namun, pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang alhamdulillah dapat terlaksana,” katanya.

Meski dalam kontrak pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan penyelesaian. “Pak Gubernur menginstruksikan agar pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat, dengan target September 2026,” tambah Jihan.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), UPTD, hingga kontraktor pelaksana, agar menjaga kualitas pekerjaan.

Ia menekankan pentingnya pembangunan jalan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, serta responsif terhadap aspirasi masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya fungsi drainase dalam menjaga ketahanan jalan.

“Pastikan pekerjaan sesuai standar dan spesifikasi yang ditetapkan. Drainase harus berfungsi dengan baik agar jalan tidak cepat rusak. Mari kita gotong royong menjaga infrastruktur ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa total panjang ruas Gedong Aji–Umbul Mesir mencapai 31,5 kilometer, dengan 22,7 kilometer dalam kondisi rusak berat.

Ruas ini fokuskan pada kondisi jalan yang rusak parah yang membahayakan pengguna jalan, serta dapat memperlancar ditribusi hasil pertanian dan perkebunan pada daerah sekitar.

“Tahun 2026 ini kita tangani sepanjang 13 kilometer dan memiliki lebar 8 meter melalui dua paket pekerjaan dengan total anggaran Rp135 miliar. Insyaallah sisanya akan kita selesaikan pada tahun depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, mengingat kawasan Tulang Bawang merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung.

“Jika kondisi jalan baik, ongkos produksi petani, termasuk distribusi gabah, dapat ditekan. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Taufiqullah juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mempercepat pengerjaan sesuai arahan gubernur.

“Kalau secara target penyelesaian didalam kontrak sampai Desember 2026, namun Pak Gubernur menginstruksikan harus segera lebih cepat September 2026, kita coba kebut mengejar ini,” katanya.

Komitmen Pemerintah Dalam Meningkatkan Infrastruktur

TULANG BAWANG —– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ground breaking pembangunan Jalan Provinsi ruas Gedong Aji–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/4/2026). Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin langsung kegiatan tersebut.

Pembangunan jalan sepanjang 13 kilometer ini dialokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar dengan konstruksi rigid beton.

Ruas jalan ini menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian dan perkebunan, seperti sawit, padi, dan karet. Selama sekitar 30 tahun, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan dan belum tersentuh pembangunan signifikan.

Wagub Jihan menyampaikan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Selama 30 tahun, selama jalan ini ada, hari ini kita mulai pembangunannya. Semoga dengan terbangunnya jalan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif dan perekonomian meningkat,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, namun menegaskan bahwa proyek ini tetap menjadi prioritas.

“Kami bersama Pak Gubernur menghadapi berbagai tantangan fiskal, termasuk efisiensi anggaran. Namun, pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang alhamdulillah dapat terlaksana,” katanya.

Meski dalam kontrak pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan penyelesaian. “Pak Gubernur menginstruksikan agar pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat, dengan target September 2026,” tambah Jihan.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), UPTD, hingga kontraktor pelaksana, agar menjaga kualitas pekerjaan.

Ia menekankan pentingnya pembangunan jalan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, serta responsif terhadap aspirasi masyarakat. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya fungsi drainase dalam menjaga ketahanan jalan.

“Pastikan pekerjaan sesuai standar dan spesifikasi yang ditetapkan. Drainase harus berfungsi dengan baik agar jalan tidak cepat rusak. Mari kita gotong royong menjaga infrastruktur ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa total panjang ruas Gedong Aji–Umbul Mesir mencapai 31,5 kilometer, dengan 22,7 kilometer dalam kondisi rusak berat.

Ruas ini fokuskan pada kondisi jalan yang rusak parah yang membahayakan pengguna jalan, serta dapat memperlancar ditribusi hasil pertanian dan perkebunan pada daerah sekitar.

“Tahun 2026 ini kita tangani sepanjang 13 kilometer dan memiliki lebar 8 meter melalui dua paket pekerjaan dengan total anggaran Rp135 miliar. Insyaallah sisanya akan kita selesaikan pada tahun depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, ruas tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, mengingat kawasan Tulang Bawang merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung.

“Jika kondisi jalan baik, ongkos produksi petani, termasuk distribusi gabah, dapat ditekan. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Taufiqullah juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk mempercepat pengerjaan sesuai arahan gubernur.

“Kalau secara target penyelesaian didalam kontrak sampai Desember 2026, namun Pak Gubernur menginstruksikan harus segera lebih cepat September 2026, kita coba kebut mengejar ini,” katanya.

Jembatan Perintis Garuda Dorong Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Lampung Timur

Lampung Timur — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Desa Kalipasir, Kecamatan Bungur, Kabupaten Lampung Timur, mulai menunjukkan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses konektivitas yang selama ini terbatas.

Ground breaking pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, jajaran TNI dan Forkopimda setempat, Rabu (1/4/2026). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Selama ini, masyarakat Desa Kalipasir masih mengandalkan transportasi perahu sebagai akses utama antarwilayah. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas harian warga. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata yang memberikan kemudahan, keamanan, serta efisiensi waktu tempuh.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan menegaskan pentingnya keberadaan infrastruktur jembatan bagi masyarakat.

“Jembatan ini menjadi infrastruktur yang sangat krusial. Jika jalan masih bisa dilalui meski dalam kondisi kurang baik, berbeda halnya jika jembatan tidak tersedia, maka konektivitas benar-benar terputus,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani dan pedagang dalam mendistribusikan hasil produksi. Selain itu, akses pendidikan bagi anak-anak juga akan lebih mudah dan aman.

Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pembangunan jembatan ini juga dinilai memiliki tantangan tersendiri karena panjang bentang yang lebih besar dibandingkan jembatan serupa di wilayah lain di Provinsi Lampung.

Koordinasi yang solid antar pihak diharapkan mampu memastikan proyek berjalan sesuai target.
Ke depan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Jembatan ini nantinya akan sangat membantu aktivitas masyarakat, mulai dari anak sekolah, petani, hingga pedagang. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pembangunan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Kalipasir yang selama puluhan tahun mendambakan akses transportasi yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan.

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/03/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Sai Bumi Ruwa Jurai. Wagub menegaskan bahwa peringatan usia ke-62 ini merupakan momentum untuk memperkuat arah masa depan Lampung yang lebih maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi.

“Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Saat ini Lampung tumbuh menjadi lumbung pangan nasional dengan capaian ekonomi yang inklusif, tumbuh sebesar 5,28 persen melampaui rata-rata nasional,” ujar Wagub.

Wagub juga memaparkan sejumlah keberhasilan signifikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan yang mencapai satu digit (9,66%), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,98%, serta keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi dengan angka inflasi terendah kedua secara nasional pada tahun 2025.

Selain capaian makro, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong transformasi digital melalui aplikasi Lampung In yang kini telah diunduh lebih dari 30.000 pengguna sebagai platform layanan publik yang responsif dan akuntabel.

Di tengah tantangan fiskal dan dinamika geopolitik global, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta untuk memperkuat kolaborasi.

“Tema ‘Membangun Bersama Lampungku Maju’ adalah pemicu bagi kita untuk bekerja lebih cerdas dan efisien demi mewujudkan Indonesia Emas,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sejumlah penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi kepada jajaran perangkat daerah, instansi, serta individu yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Berikut adalah daftar penerima penghargaan yang diserahkan dalam upacara tersebut :

  1. Penghargaan Evaluator Internal SAKIP & Dukungan Digitalisasi :
  • Inspektur Provinsi Lampung (Evaluator Internal SAKIP).
  • Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung (Pembinaan Perencanaan & Pengukuran Kinerja).
  • Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (Pembinaan Pelaporan Kinerja).
  • Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung (Dukungan Digitalisasi SAKIP).
  1. Penghargaan Penilaian Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2025 :
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
  • Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
  1. Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Tahun 2025 :
  • Dinas Sosial Provinsi Lampung.
  • RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
  1. Pegawai Penerima Penghargaan pada Unit Pelayanan Publik :
  • Aryadi Saputra, S.Kom. (Dinas Sosial).
  • Desy Yuanita, SKM., M.Kes. (RSUD Dr. H. Abdul Moeloek).
  • Deden Hermawan, S.Kom. (Dinas Pendidikan & Kebudayaan).
  1. Penyerahan Tali Asih KORPRI kepada Pensiunan :
  • Ahmad Fauzi (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan).
  • Mudri Sucipto (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik).

Peringatan HUT ke-62, Lampung Catat Kinerja Pembangunan Positif di Berbagai Sektor

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung menjadi momentum untuk meneguhkan arah pembangunan menuju daerah yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. Ia menyebut capaian pembangunan yang diraih saat ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan fondasi yang harus terus diperkuat.

“Lampung harus berdiri sebagai provinsi yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. Berbagai capaian yang kita raih hari ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak dan harus terus kita lanjutkan,” ujar Wagub Jihan Nurlela dalam rapat paripurna istinewa.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-62, kegiatan dilaksanakan di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, akademisi, tokoh adat, hingga perwakilan masyarakat.

Acara diawali dengan tarian Sigeh Penguten oleh siswi SMA Negeri 10 Bandar Lampung, dilanjutkan penampilan lagu daerah oleh Intan Putri, juara Kontes Dangdut Indonesia 2025 asal Provinsi Lampung. Berbagai pertunjukan budaya seperti Tari Tuah Payan Tuha serta pemutaran video kilas balik sejarah berdirinya Provinsi Lampung turut memeriahkan kegiatan.

Dalam paparannya, Wagub Jihan menyampaikan capaian pembangunan Lampung yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2025 mencapai 5,28 persen, melampaui rata-rata Sumatera sebesar 4,81 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir berhasil ditekan hingga satu digit, yakni 9,66 persen pada September 2025. Indeks Pembangunan Manusia juga meningkat menjadi 73,98 poin dan masuk kategori tinggi.

Di bidang tata kelola, Pemprov Lampung meraih predikat Sangat Baik (BB) dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah serta menjadi provinsi dengan kualitas pelayanan publik tertinggi secara nasional.

Pada sektor infrastruktur, sepanjang 2025 dilakukan perbaikan 52 ruas jalan provinsi sepanjang 66,2 kilometer dan 21 jembatan. Kondisi jalan mantap meningkat dari 78,81 persen menjadi 79,79 persen, sementara degradasi jalan berhasil ditekan.

Program pembangunan desa juga diperkuat melalui penyediaan 34 unit bed dryer di 34 desa untuk menekan kehilangan hasil panen, serta distribusi 500 pusat produksi pupuk hayati cair bagi 190.000 petani.

Di bidang pendidikan, pemerintah menghapus uang komite bagi siswa SMA/SMK, menargetkan angka putus sekolah nol persen, serta membuka akses kerja internasional melalui program kelas migran vokasi Jepang yang telah diikuti 93 sekolah.

Sementara di sektor kesehatan, pemerataan layanan terus ditingkatkan, termasuk melalui program cek kesehatan gratis yang menempatkan Lampung pada peringkat sembilan nasional.

Wagub Jihan juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung program nasional, seperti makan bergizi gratis dan pembangunan sekolah rakyat. Program tersebut bahkan telah menjangkau 2,8 juta penerima manfaat dengan potensi perputaran ekonomi mencapai Rp12,1 triliun per tahun di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan Hak Kekayaan Intelektual arsitektur Menara Siger dari Anshori Djausal kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang diterima Wakil Gubernur. Selain itu, Wagub Jihan juga menyerahkan penghargaan kepada lima kabupaten penerima 12 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2025.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 62 tahun Lampung merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen untuk melanjutkan pembangunan daerah.

Menurutnya, Lampung telah berkembang dari daerah dengan berbagai keterbatasan menjadi provinsi yang cukup maju, dengan sektor pertanian sebagai tulang punggung, peningkatan kualitas SDM, serta pembangunan infrastruktur yang terus berjalan.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan Lampung yang lebih maju,” ucap Giri.

Rapat paripurna ditutup dengan foto bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 62 tahun Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.