Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.

Respon Cepat Pemprov Lampung dan Kabupaten/Kota, Kerusakan PJU Jalinsum Mulai Diperbaiki

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Bakauheni yang menjadi sorotan menjelang arus mudik Idulfitri.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, langsung mengoordinasikan langkah cepat bersama seluruh jajaran Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk memberikan perhatian khusus terhadap kondisi penerangan jalan di sepanjang jalur mudik utama.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan di Bakauheni bersama unsur Forkopimda, termasuk Kapolda dan Pangdam, yang menyoroti tingginya keluhan pemudik serta perhatian publik di media sosial terhadap kondisi Jalinsum yang gelap pada malam hari.

Sebagai respons konkret, perbaikan di lapangan langsung dilakukan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Lampung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan bergerak melakukan penanganan di sejumlah titik prioritas.

Di wilayah Kalianda, BPTD Lampung telah memperbaiki empat unit PJU tenaga surya yang kini sudah kembali berfungsi. Sementara itu, Dishub Lampung Selatan melakukan pemasangan serta penataan ulang tiga titik PJU, termasuk pemindahan lampu dari lokasi lain ke titik-titik rawan.

Perbaikan difokuskan pada jalur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, khususnya ruas Bakauheni–Kalianda, termasuk tanjakan Bakauheni yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan dan gangguan keamanan.

Selain itu, tim BPTD juga dijadwalkan melanjutkan pekerjaan di ruas Natar, tepatnya dari flyover Sawitan hingga Bundaran Hajimena, dengan target perbaikan enam unit PJU agar segera berfungsi optimal.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menegaskan bahwa proses perbaikan PJU terus dilakukan secara bertahap dan intensif di berbagai titik prioritas. Ia berharap seluruh upaya tersebut dapat segera rampung sebelum puncak arus mudik.

“Perbaikan PJU terus kita laksanakan. Mudah-mudahan segera selesai dan para pemudik tidak lagi terkendala masalah penerangan di jalan,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya percepatan penanganan ini sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.

Selain meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas akibat keterbatasan visibilitas, optimalisasi penerangan jalan juga diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kejahatan di jalanan.

Seluruh Dinas Perhubungan di kabupaten/kota yang memiliki kewenangan maupun dukungan anggaran pengelolaan PJU diminta untuk segera mengambil langkah konkret selama periode mudik Lebaran.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga seluruh jalur mudik, khususnya Jalinsum Bakauheni, dapat dilalui dalam kondisi aman, terang, dan nyaman.