Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur Way Kanan, Target Kemantapan Jalan 67,10 Persen

Way Kanan —- Wakil Gubernur Jihan Nurlela membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Way Kanan Tahun 2027. Acara berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Komplek Perkantoran Pemkab Way Kanan, Selasa (10/3/2026).

​Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengapresiasi capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Way Kanan dibawah kepemimpinan Bupati Ayu Asalasiyah. Wagub mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Way Kanan pada tahun 2025 mencapai 5,34 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan Provinsi Lampung dan Nasional.

​“Kontribusi terbesar adalah sektor pertanian yang menjadi sektor vital. Sudah patut dan layak kalau Pemerintah Provinsi Lampung memberikan fokus pembangunan lebih besar kepada Kabupaten Way Kanan,” ujar Wagub Jihan.

​Salah satu bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Lampung adalah pengalokasian anggaran sebesar Rp178,5 miliar pada tahun 2026 untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Bumi Ramik Ragom. Targetnya, kemantapan ruas jalan provinsi di wilayah tersebut akan meningkat signifikan menjadi 67,10 persen pada akhir tahun 2026.

​Selain infrastruktur fisik, Wagub Jihan juga menyoroti pentingnya hilirisasi produk pertanian melalui program “Desaku Maju”. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan instrumen hilirisasi di 57 desa di Way Kanan.

“Kami menyiapkan instrumen mulai dari hilirisasi pertanian berbentuk dryer dan RMU di desa-desa, di mana ekosistem SDM-nya diambil dari lokal sehingga penambahan nilai (added value) dinikmati langsung oleh masyarakat setempat,” jelasnya.

​Di sisi lain, Wagub Jihan memberikan catatan tegas terkait integritas aparatur sipil negara dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengibaratkan birokrasi saat ini bekerja di dalam sebuah “akuarium” yang transparan di mata masyarakat dan lembaga pengawas.

​”Kolaborasi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan publik. Kita ini menjalankan roda pemerintahan sudah tidak ada lagi penghalang dari masyarakat untuk melihat bagaimana kita bekerja. Seperti kita ada di etalase, di akuarium yang transparan,” tegas Wagub Jihan.

​Menutup arahannya, Wagub Jihan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan perencanaan daerah dengan visi besar Pemerintah Provinsi Lampung menjadikannya wilayah Way Kanan sebagai superhub agroindustri di jalur tengah Sumatera. Ia berharap Musrenbang ini menghasilkan keputusan yang konkret, terukur, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

​Hadir dalam acara tersebut Bupati Way Kanan anggota DPRD Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan serta tokoh masyarakat.

Peresmian Posbankum, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Menghadirkan Akses Keadilan Hingga Tingkat Desa

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya menghadirkan akses keadilan hingga tingkat desa melalui pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Lampung. Menurut Gubernur, keadilan merupakan salah satu tanggung jawab utama pemimpin kepada masyarakat.

“Salah satu tugas pemimpin adalah memberikan rasa adil kepada rakyatnya. Karena itu Pos Bankum ini diharapkan menjadi tempat konsultasi hukum, ruang pelayanan, ruang edukasi, sekaligus ruang perlindungan bagi masyarakat, terutama di desa-desa,” ujar Gubernur.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan se-Provinsi Lampung di Balai Keratun Lantai 3 Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026). Peresmian dilakukan bersama Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas serta dihadiri para bupati dan wali kota se-Lampung.

Gubernur Mirza berharap keberadaan Posbankum dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang sering muncul di tingkat desa, seperti sengketa tanah, konflik keluarga, maupun persoalan sosial lainnya.

Menurut Gubernur, banyak persoalan hukum di masyarakat selama ini tidak tersampaikan kepada pemerintah karena keterbatasan akses dan pemahaman hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang berhasil membentuk Posbankum secara menyeluruh hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini Provinsi Lampung telah resmi memiliki 2.651 pos bantuan hukum. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan akses keadilan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan hukum,” ucap Supratman.

Ia menjelaskan, kehadiran Posbankum merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang memiliki keterbatasan pendidikan maupun ekonomi.

Menurut Supratman, selama ini kesenjangan akses hukum masih terjadi karena layanan hukum lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang memiliki kemampuan finansial atau pendidikan yang memadai.

“Selama ini keadilan sering kali hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki keunggulan kapital atau pendidikan. Karena itu negara harus hadir memastikan masyarakat kecil juga mendapatkan akses hukum yang sama,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung Taufikurrahman menjelaskan bahwa pembentukan Posbankum di Lampung telah mencapai 100 persen dari total desa dan kelurahan yang ada.

“Sebanyak 2.651 pos bantuan hukum desa dan kelurahan telah terbentuk. Tercatat pula 5.302 paralegal yang siap memberikan layanan hukum kepada masyarakat,” kata Taufikurrahman.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 pemerintah juga telah melaksanakan pelatihan paralegal yang diikuti oleh sekitar 3.800 peserta untuk memperkuat kapasitas layanan bantuan hukum di tingkat desa.

Sejumlah kasus hukum di masyarakat juga telah berhasil diselesaikan melalui mekanisme mediasi oleh Posbankum tanpa harus melalui proses pengadilan. Di antaranya penyelesaian konflik rumah tangga di Desa Natar, Lampung Selatan, serta sengketa tanah antar ahli waris di Kelurahan Rejomulyo, Kota Metro.

Selain peresmian Posbankum, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung atas dukungan dalam pembentukan Posbankum. Menteri Hukum juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Lampung atas keberhasilan membentuk 2.651 Pos Bantuan Hukum di seluruh desa dan kelurahan.

Dengan adanya Posbankum di desa dan kelurahan, pemerintah berharap berbagai persoalan hukum dapat diselesaikan lebih cepat melalui mediasi dan konsultasi hukum, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di Provinsi Lampung.

TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak

Lampung — Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Lampung ke-62 Tahun 2026, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah wilayah, Jumat (06/03/2026).

Adapun lokasi kegiatan, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung Kota Bandar Lampung, Desa Sukajaya Kabupaten Pesawaran, dan Desa Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.

Penyaluran bantuan diawali di TPA Bakung, Kota Bandar Lampung, berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung. Bantuan berupa beras dan paket sembako diserahkan kepada 100 penerima manfaat yang terdiri dari keluarga dengan anak berisiko stunting serta masyarakat lanjut usia. Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kegiatan di Desa Sukajaya, Lempasing, Kabupaten Pesawaran. Di lokasi tersebut, kembali disalurkan 100 paket sembako bagi warga lanjut usia serta keluarga yang terdata memiliki anak berisiko stunting.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Pringsewu.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan HKG PKK ke-54 dan rangkaian HUT Provinsi Lampung ke-62 ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan bentuk kasih sayang dan perhatian ini dapat memberikan manfaat bagi bapak dan ibu semua yang menerima bantuan,” ujarnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan di Desa Gading Rejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pringsewu. Di lokasi tersebut, Batin Wulan bersama jajaran kembali membagikan 100 paket sembako kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.

Pada kesempatan itu, Batin Wulan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu juga menyerahkan bantuan tambahan berupa susu dan sembako kepada keluarga yang telah terdata memiliki anak berisiko mengalami stunting.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian, dukungan, dan kasih sayang Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung dalam rangka bakti sosial serentak memperingati HKG ke-54 serta rangkaian kegiatan HUT Provinsi Lampung ke-62,” lanjutnya.

Ia juga mendorong jajaran TP PKK kabupaten/kota untuk terus aktif mendampingi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan rumah tangga.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TP PKK Provinsi Lampung untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat peringatan HKG PKK ke-54 dan HUT ke-62 Provinsi Lampung.

Turut mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Farial, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Semangat Ramadan, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung Berbagi Takjil Meski Sempat Diguyur Hujan

Bandar Lampung — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung tidak menyurutkan semangat berbagi dalam kegiatan pembagian takjil Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung di Mahan Agung, Jalan Dokter Susilo, Jumat (06/03/2026).

Memasuki hari kesebelas pelaksanaan kegiatan, ratusan paket takjil tetap dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sebanyak 450 paket takjil di bagikan kepada warga. Selain itu juga disiapkan tambahan susu dan snack khusus untuk anak-anak.

Kegiatan hari ini melibatkan Posyandu, Dharma Wanita Persatuan dibawah Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Dharma Wanita Persatuan RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Pembagian takjil juga turut didukung Mobil Sedekah Cinta dari Majelis Ta’lim Babussalam Al-Ikhlas.

Masyarakat yang melintas tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Sejumlah warga mengaku senang dan terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, berharap kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini kita bagikan di Jum’at berkah ini khusus untuk masyarakat Lampung, semoga bermanfaat dan penuh berkah,”ujarnya.

Kegiatan berbagi takjil yang digelar TP PKK dan DWP Provinsi Lampung ini menjadi agenda rutin selama bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.

Dipimpin Purnama Wulan Sari Mirza, Dekranasda Provinsi Lampung Berbagi 1.500 Takjil di Bulan Ramadan

Bandar Lampung — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional, Dekranasda Provinsi Lampung menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di halaman Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jumat (06/03/2026).

Sebanyak 1.500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan berbagi terlaksana melalui kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung, HIPMI Culinary Indonesia Lampung dan partisipasi berbagai pihak.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan inisiatif bersama seluruh pengurus Dekranasda Provinsi Lampung dalam rangka memperingati HUT Dekranas ke-46.

“Barakallah hari ini Dekranasda Provinsi Lampung mengadakan berbagi takjil, yaitu dalam rangka memperingati ulang tahun Dekranas yang ke-46 tahun. Jadi ini merupakan inisiasi dari kami semua, saya selaku Ketua Dekranasda Provinsi Lampung bersama seluruh pengurus Dekranasda Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Lampung, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Alhamdulillah hari ini kami dapat berbagi kebahagiaan sebanyak 1.500 makanan yang bisa dibagikan ke masyarakat Lampung khususnya. Alhamdulillah ketertiban juga tetap terjaga, masyarakat senang mendapatkan perhatian, dan inilah bentuk kepedulian kami Dekranasda Provinsi Lampung,” lanjutnya.

Meski sempat diguyur hujan, kegiatan berbagi takjil tetap berlangsung dengan lancar dan disambut penuh antusias oleh masyarakat.

Batin Wulan, sapaan akrab Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang turut berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.

“Hujan tidak menghalangi kita untuk terus berbagi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas support dari HIPMI Lampung dan seluruh pengurus HIPMI Culinary Indonesia Lampung. Semoga menjadi berkah untuk semuanya,” tutupnya.

Salah satu warga yang menerima takjil, Supriati, mengaku merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya agar Dekranas semakin sukses di usianya yang ke-46 tahun.

“Saya merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini. Semoga dengan Hari Ulang Tahun ke-46 Dekranas, Dekranasda semakin sukses dan terus berbagi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Lampung Beri Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti peran vital pondok pesantren dalam menyelamatkan puluhan ribu anak putus sekolah dan menjaga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Lampung.

“Saya tidak bayangkan seandainya tidak ada pesantren di Provinsi Lampung, mungkin IPM kita tambah jeblok, kemiskinan kita bertambah,” ujar Gubernur Mirza.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Mahan Agung Bandar Lampung, pada Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, terdapat ketimpangan signifikan terkait ketersediaan bangku sekolah menengah. Dari sekitar 130.000 lulusan SMP setiap tahunnya, hanya tersedia sekira 90.000 bangku SMA, menyisakan puluhan ribu siswa yang terancam putus pendidikan.

Sebanyak 20.000 lulusan SMP yang tidak tertampung tersebut akhirnya diserap oleh ribuan pondok pesantren di berbagai kabupaten dan kota di Lampung. Keberadaan sekitar 1.400 pesantren terbukti menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda berakhlak sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.

Sebagai wujud kepedulian dan dukungan konkret pemerintah, Pemprov Lampung mengalokasikan bantuan dana hibah tahun anggaran 2026. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur kepada 20 pondok pesantren serta lembaga pendidikan keagamaan pada acara tersebut.

Sejalan dengan isu pendidikan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut menyoroti daya saing lulusan SMA di Lampung di tingkat nasional. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya persentase putra daerah, yakni hanya berkisar 20 hingga 25 persen yang memenuhi standar kelulusan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila).

Menurut Muzani, pemerintah pusat kini menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat untuk keluarga tidak mampu, dan Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi. “Pendidikan adalah cara terbaik memperbaiki kualitas bangsa untuk masa depan pada masa-masa yang akan datang,” tegas Muzani.

Selain infrastruktur pendidikan, penguatan ekonomi agraris juga menjadi fondasi utama kebijakan pemerintah daerah saat ini. Ketua MPR memuji langkah strategis Pemprov Lampung dalam menjaga stabilitas harga komoditas unggulan, di mana harga singkong berhasil menyentuh Rp1.350 per kilogram dan jagung stabil di angka Rp6.500 per kilogram.

“Kekayaan orang Lampung itu bukan dari tambang yang banyak karena di sini tidak ada tambang, kekayaan orang Lampung itu dari beras, dari jagung, dan dari singkong,” ucap Muzani.

Saat ini, Pemprov Lampung juga tengah mematangkan skema hilirisasi hasil bumi untuk mengundang investor membangun kawasan industri cokelat, kopi, dan olahan pangan lainnya.

Di tengah dinamika perekonomian tersebut, Muzani mengingatkan bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama agar roda pembangunan berjalan lancar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat toleransi dan kerukunan, terlebih di tengah memanasnya suhu geopolitik dan konflik di Timur Tengah saat ini.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah dan doa bersama oleh Dr. KH. Buchori Muslim. Kolaborasi yang solid antara ulama dan umara ini diyakini mampu menciptakan iklim daerah yang kondusif, mempercepat roda ekonomi dari desa hingga kota, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.

Bakti Sosial Ramadan, TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako

Bandar Lampung — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan ratusan paket sembako dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di halaman Kantor PKK Provinsi Lampung, Kamis (05/03/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke-62, sekaligus momentum berbagi di bulan suci Ramadan.

Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Paket bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras premium, minyak goreng, gula, mi instan, serta lauk berupa sarden.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima serta membawa keberkahan di bulan Ramadan.

“Semoga apa yang kami berikan kepada bapak dan ibu beserta keluarga dapat bermanfaat dan diterima dengan baik. Kegiatan sosial ini kami lakukan semata-mata karena Allah Ta’ala, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.

Ia juga memohon doa agar TP PKK Provinsi Lampung bersama pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian dan pengabdian bagi masyarakat serta kemajuan daerah.

“Saya mohon doa dari bapak ibu semua agar kami di Provinsi Lampung diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan urusan demi kemajuan Provinsi Lampung,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah di antara seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan, sapaan akrab Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan bakti sosial.

Penyerahan paket sembako dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Farial. Bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Lampung berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, terutama di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

Ramadan Bersama Siswa SLB, Wagub Jihan Tekankan Nilai Empati dan Ketakwaan

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kemuliaan seorang hamba di mata Tuhan tidak diukur dari kesempurnaan fisik, melainkan dari ketakwaan dan kualitas jiwa.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Ramadan bersama Keluarga Besar Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL) di SLB Negeri PKK Provinsi Lampung, Kamis (05/03/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PKDL Provinsi Lampung, menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya dapat berkumpul bersama siswa-siswi istimewa di SLBN PKK.

“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan ini saya bisa berkumpul dengan adik-adik kesayangan saya semua. Saya sampaikan juga salam hangat dari Bapak Gubernur dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung untuk seluruh keluarga besar di sini,” ujar Wagub

Wagub menekankan bahwa momentum Ramadan adalah pengingat bahwa kemuliaan seorang hamba di mata Allah SWT tidak diukur dari kesempurnaan fisik atau jabatan, melainkan dari ketakwaan dan kebersihan jiwa.

“Ramadan mengajarkan kita pendidikan jiwa, melatih empati, dan menahan diri. Kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberkahan,” lanjutnya.

Sebagai Ketua Umum PKDL, Jihan Nurlela menegaskan komitmen organisasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi komunitas disabilitas di Provinsi Lampung.

Wagub menyatakan bahwa meskipun tantangan yang dihadapi tidak mudah, PKDL akan terus berupaya mengorkestrasikan energi guna memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan para penyandang disabilitas.

“Kami berkomitmen, baik saat menjabat di kepengurusan maupun tidak nantinya, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga besar PKDL dan komunitas di dalamnya,” tegas Wagub.

Suasana semakin meriah saat Wagub berinteraksi langsung dengan para siswa. Ia memberikan apresiasi khusus berupa reward kepada satu siswa dan satu siswi yang telah berhasil melaksanakan tadarus Al-Qur’an hingga mencapai Juz 10 ke atas. Tak hanya siswa, apresiasi juga diberikan kepada guru SLB yang telah berhasil menamatkan Al-Qur’an (khatam) sebelum Ramadan berakhir.

Acara ditutup dengan pemberian tausiah oleh Ustaz Muhammad Syukron Muchtar, yang dilanjutkan dengan pembagian bantuan serta takjil kepada para siswa, guru, dan orang tua murid sebagai bentuk nyata menebar sukacita di bulan penuh berkah.

Safari Ramadan di Lampung Selatan, Gubernur Mirza Ajak Warga Perkuat Persatuan untuk Bangun Lampung

Lampung Selatan — Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan digelar di Masjid Al-Falah, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kamis (05/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan istimewa yang tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga.

“Ramadan adalah bulan yang istimewa, bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Ramadan juga waktunya kita bersilaturahmi, banyak bertemu dengan saudara-saudara kita,” ujarnya.

Menurut Gubernur, semangat masyarakat Lampung dalam menjalankan ibadah di bulan suci menjadi modal penting bagi pembangunan daerah.

“Saya melihat Lampung hari ini semua warganya semangat dalam menyambut bulan Ramadan, semuanya semangat dalam beribadah dan melaksanakan puasa. Insya Allah ini adalah modal terbesar bagi Pemerintah Provinsi Lampung,” katanya.

Gubernur Mirza juga menegaskan bahwa modal utama pembangunan bukan semata-mata infrastruktur, uang, teknologi, ataupun sektor pertanian, melainkan persatuan masyarakat.

“Modal terbesar untuk pembangunan itu adalah kebersamaan, kerukunan, dan persatuan seluruh umat yang ada di Provinsi Lampung,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta mempertahankan semangat gotong royong demi kemajuan daerah.

“Jangan sampai masyarakat Lampung terpecah belah karena perbedaan. Pada akhirnya kita sama, yaitu ingin Provinsi Lampung ke depan lebih baik untuk anak-anak kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengingatkan bahwa Ramadan menjadi pengingat bagi manusia untuk memperbanyak amal kebaikan.

“Ramadan juga mengingatkan bahwa kita hidup ini tidak lama. Yang akan kita bawa nanti bukan jabatan, tetapi amal kebaikan yang kita lakukan di hidup kita,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Kecamatan Penengahan, khususnya warga Desa Pisang.

“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari warga Kecamatan Penengahan, terutama Desa Pisang. Kebersamaan seperti inilah yang membuat kita yakin bahwa Lampung akan terus maju,” ujarnya.

Diakhir, Gubernur Mirza juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Ramadan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga di Provinsi Lampung.

“Mari kita berdoa bersama, semoga ramadan ini membawa keberkahan bagi rumah-rumah kita, semoga ramadan ini memberikan kesehatan bagi orang tua kita, kelapangan rezeki bagi orang tua kita, dan masa depan yang cerah bagi anak-anak kita. Jaga persatuan kita dan jadikan Lampung sebagai daerah yang aman, damai dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Safari Ramadan diisi dengan tausiyah dan penyerahan bantuan untuk renovasi masjid serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sebagai bentuk kepedulian sosial Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat.