Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di Ruang Onkologi Radiasi (Radioterapi) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada para pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Lampung kepada para pasien yang sedang berjuang melawan kanker. Ia berharap para pasien senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kesembuhan.

“Pak Gubernur menitipkan salam dan doa bagi seluruh masyarakat yang saat ini sedang berikhtiar menjalani pengobatan kanker. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujar Jihan.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan menebar kebaikan kepada sesama, khususnya bagi para pejuang kanker yang tengah menjalani proses pengobatan.

Ia menegaskan, peran Yayasan Kanker Indonesia tidak hanya mendampingi proses pengobatan, tetapi juga memberikan motivasi dan dukungan psikologis agar pasien tetap semangat menjalani terapi.

“Selain mendampingi proses pengobatan, tugas kami adalah memberikan perhatian dan motivasi agar para pejuang kanker tetap kuat dan optimistis,” katanya.

Jihan juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menerima informasi kesehatan yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional guna menghindari kesalahan dalam pengobatan.

“Kami memahami keinginan pasien untuk sembuh dengan berbagai cara. Namun, setiap informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengobatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jihan turut mengapresiasi pengurus Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker serta mendampingi pasien dengan penuh kepedulian.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk bagi pasien kanker. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Dr. H. Abdul Moeloek yang konsisten memberikan pelayanan terbaik.

“Ke depan, pelayanan kanker di RSUD Abdul Moeloek akan terus ditingkatkan, termasuk pengembangan layanan kedokteran nuklir serta peningkatan fasilitas radioterapi guna mengurangi antrean pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Al Ghozali, Sp.An., K.M.N., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi pasien.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu memberikan semangat dan dukungan bagi para pasien yang sedang menjalani terapi,” katanya.

Ia menjelaskan, layanan radioterapi di RSUD Abdul Moeloek tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk saat masa libur panjang, mengingat perannya yang sangat penting dalam pengobatan kanker.

RSUD Abdul Moeloek juga terus mengembangkan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, operasi onkologi, hingga radioterapi. Sepanjang 2025, tercatat 227 pasien baru radioterapi dengan lebih dari 16.608 tindakan radiasi eksternal, serta ratusan tindakan brachytherapy dan prosedur lainnya.

Selain itu, layanan kemoterapi dewasa telah melayani lebih dari 1.600 pasien. Ke depan, rumah sakit ini juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan kedokteran nuklir guna meningkatkan kualitas pelayanan kanker di Provinsi Lampung.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan agar masyarakat Lampung dapat memperoleh pengobatan kanker yang optimal tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” jelasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada pasien dan keluarga oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, didampingi Direktur RSUD Abdul Moeloek dan jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia.

Pada kesempatan itu, Jihan juga menyapa para pasien serta meninjau sejumlah fasilitas layanan, antara lain instalasi Onkologi Terpadu untuk radioterapi, brachytherapy, kemoterapi, dan kedokteran nuklir, serta ruang rawat inap hematologi dan onkologi anak.

Melalui kegiatan bakti sosial Ramadan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap para pejuang kanker terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih sehat, peduli, dan tangguh.

Respon Cepat Pemprov Lampung dan Kabupaten/Kota, Kerusakan PJU Jalinsum Mulai Diperbaiki

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Bakauheni yang menjadi sorotan menjelang arus mudik Idulfitri.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, langsung mengoordinasikan langkah cepat bersama seluruh jajaran Dinas Perhubungan kabupaten/kota untuk memberikan perhatian khusus terhadap kondisi penerangan jalan di sepanjang jalur mudik utama.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan di Bakauheni bersama unsur Forkopimda, termasuk Kapolda dan Pangdam, yang menyoroti tingginya keluhan pemudik serta perhatian publik di media sosial terhadap kondisi Jalinsum yang gelap pada malam hari.

Sebagai respons konkret, perbaikan di lapangan langsung dilakukan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Lampung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan bergerak melakukan penanganan di sejumlah titik prioritas.

Di wilayah Kalianda, BPTD Lampung telah memperbaiki empat unit PJU tenaga surya yang kini sudah kembali berfungsi. Sementara itu, Dishub Lampung Selatan melakukan pemasangan serta penataan ulang tiga titik PJU, termasuk pemindahan lampu dari lokasi lain ke titik-titik rawan.

Perbaikan difokuskan pada jalur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, khususnya ruas Bakauheni–Kalianda, termasuk tanjakan Bakauheni yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan dan gangguan keamanan.

Selain itu, tim BPTD juga dijadwalkan melanjutkan pekerjaan di ruas Natar, tepatnya dari flyover Sawitan hingga Bundaran Hajimena, dengan target perbaikan enam unit PJU agar segera berfungsi optimal.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menegaskan bahwa proses perbaikan PJU terus dilakukan secara bertahap dan intensif di berbagai titik prioritas. Ia berharap seluruh upaya tersebut dapat segera rampung sebelum puncak arus mudik.

“Perbaikan PJU terus kita laksanakan. Mudah-mudahan segera selesai dan para pemudik tidak lagi terkendala masalah penerangan di jalan,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya percepatan penanganan ini sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.

Selain meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas akibat keterbatasan visibilitas, optimalisasi penerangan jalan juga diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kejahatan di jalanan.

Seluruh Dinas Perhubungan di kabupaten/kota yang memiliki kewenangan maupun dukungan anggaran pengelolaan PJU diminta untuk segera mengambil langkah konkret selama periode mudik Lebaran.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat, sehingga seluruh jalur mudik, khususnya Jalinsum Bakauheni, dapat dilalui dalam kondisi aman, terang, dan nyaman.

Pemprov Lampung Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Pastikan Keamanan, Keselamatan dan Kelancaran Arus Mudik Idulfitri

Lampung Selatan — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Provinsi Lampung. Upaya ini difokuskan melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan penyiapan fasilitas penunjang bagi para pemudik.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiagakan puluhan titik layanan medis di sepanjang jalur perlintasan arus mudik tahun ini.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung pelayanan kesehatan dengan mengaktifkan 74 posko kesehatan di seluruh wilayah Lampung, serta menyiapkan mini ICU di kawasan Bakauheni,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memantau kesiapan pengamanan arus mudik di kawasan Pelabuhan Bakauheni dan ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Lampung Selatan, Senin (16/3/2026). Peninjauan ini turut dihadiri oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf.

Adapun kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, TNI, Polri, dan para pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik di provinsi yang menjadi jalur utama perlintasan masyarakat dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Dalam pemantauan tersebut, rombongan meninjau sejumlah pos pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Pos Pelayanan Rest Area 49B, Pos Pelayanan Rest Area 20B, serta Pos Pelayanan Bakauheni.

Selain itu, Gubernur dan rombongan juga memeriksa fasilitas kesehatan, sarana pelayanan pemudik, hingga kesiapan personel yang bertugas selama masa arus mudik Lebaran.

Lebih jauh, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan dukungan pelayanan bagi para pemudik. Selain posko kesehatan, Gubernur juga mengimbau pengurus masjid di sepanjang jalur mudik agar membuka masjid selama 24 jam sebagai tempat singgah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Kami mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di rest area, pos pelayanan, atau tempat singgah yang tersedia. Keselamatan adalah yang utama,” ujar Gubernur.

Sementara, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf mengatakan secara umum kesiapan pengamanan arus mudik di wilayah Lampung telah berjalan baik. Polda Lampung menyiapkan total 92 pos yang tersebar di sejumlah titik strategis.

“Pos tersebut terdiri dari 57 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, 16 Posko Bencana, serta dua Pos Terpadu. Pengamanan ini didukung 4.232 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ucap Kapolda.

Ia menambahkan, hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni dalam beberapa hari terakhir.

Pada hari pertama pemantauan tercatat sekitar 5.000 kendaraan menyeberang, kemudian meningkat menjadi 11.000 kendaraan, lalu 19.000 kendaraan, hingga mencapai sekitar 20.000 kendaraan pada hari berikutnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, operator pelabuhan menambah jumlah kapal yang beroperasi pada lintasan Merak–Bakauheni. Pada satu dermaga yang sebelumnya melayani empat kapal, kini ditambah satu kapal sehingga total menjadi lima kapal yang beroperasi dengan waktu pelayanan sekitar 45 menit untuk proses bongkar muat hingga kembali berangkat.

Melalui penguatan koordinasi lintas instansi serta penyediaan fasilitas pelayanan bagi pemudik, Pemerintah Provinsi Lampung berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung tertib dan lancar. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi Lampung menuju kampung halaman.

Pemprov Lampung Terbitkan Dua Edaran Jelang Idulfitri 1447 H: Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik dan Pengendalian Gratifikasi

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menerbitkan dua surat edaran sebagai langkah memperkuat disiplin aparatur sekaligus mencegah praktik korupsi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026.

Kebijakan tersebut mencakup Surat Edaran tentang penggunaan kendaraan dinas operasional selama masa mudik Lebaran serta Surat Edaran mengenai pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait momentum hari raya.

Melalui Surat Edaran Nomor 44 Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak diperkenankan menggunakan kendaraan dinas operasional untuk kepentingan mudik.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah serta Direksi BUMD di lingkungan Pemprov Lampung sebagai pedoman penggunaan kendaraan dinas selama masa libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah yang berlangsung pada 18 hingga 24 Maret 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa fasilitas kendaraan dinas harus dimanfaatkan secara tepat sesuai dengan peruntukannya.

“Melalui surat edaran ini kami ingin memastikan bahwa seluruh aparatur tetap menjaga disiplin dalam penggunaan fasilitas negara. Kendaraan dinas merupakan sarana pendukung tugas pemerintahan yang penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan dan hanya untuk kepentingan kedinasan,” ujar Marindo.

Selain pengaturan penggunaan kendaraan dinas, ASN dan pegawai BUMD yang melaksanakan perjalanan mudik juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas guna menjaga ketertiban, kelancaran, dan keselamatan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Di sisi lain, Pemprov Lampung juga menerbitkan Surat Edaran tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Kebijakan ini ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, Direksi BUMD, serta pimpinan asosiasi, perusahaan, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan mencegah praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Surat edaran tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai pelaporan gratifikasi, Peraturan Gubernur Lampung tentang pedoman pengendalian gratifikasi, serta Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.

Melalui edaran tersebut, ASN dan penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung diingatkan untuk menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak meminta, memberikan, maupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya.

“Aparatur pemerintah harus menjadi contoh dalam menjaga integritas. Kami mengingatkan seluruh ASN agar tidak terlibat dalam praktik gratifikasi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan,” kata Marindo Kurniawan.

Selain itu, ASN maupun Non-ASN dilarang melakukan permintaan dana atau hadiah kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak lain dengan mengatasnamakan institusi, baik secara tertulis maupun tidak tertulis, karena berpotensi melanggar ketentuan hukum dan dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi.

Dalam hal terdapat penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan, aparatur diwajibkan melaporkannya kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pemerintah Provinsi Lampung disertai penjelasan dan dokumentasi penyerahan. Selanjutnya laporan tersebut akan diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi melalui aplikasi pelaporan gratifikasi (GOL).

Pemerintah Provinsi Lampung juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memperkuat pengawasan internal, melakukan mitigasi terhadap potensi gratifikasi di unit kerja masing-masing, serta memastikan seluruh pegawai menjaga profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.

Melalui kedua edaran ini, Pemprov Lampung berharap kedisiplinan aparatur dalam penggunaan fasilitas negara semakin meningkat sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Mudik Lebih Aman dan Terjangkau, Pemprov Lampung Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela melepas keberangkatan pemudik pada program Mudik Gratis Idulfitri 1447 Hijriah/2026 menggunakan moda transportasi bus dan Kereta Api di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin (16/03/2026).

Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan biaya yang lebih terjangkau.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun 2026 merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung, dengan perluasan layanan moda transportasi.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Provinsi Lampung bersama para mitra kembali dapat membantu masyarakat melaksanakan mudik. Tahun ini menjadi mudik gratis kedua yang kami selenggarakan. Jika tahun lalu hanya menggunakan kereta api, tahun ini kita tambahkan moda transportasi bus sehingga jangkauan pelayanan kepada masyarakat semakin luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberangkatan melalui kereta api pada hari tersebut melayani rute menuju Kertapati pada pagi hari dan Baturaja pada siang hari. Sementara itu, moda transportasi bus telah diberangkatkan sebelumnya untuk melayani sejumlah daerah di Provinsi Lampung seperti Kabupaten Way Kanan, Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Mesuji.

Menurut Jihan, program mudik gratis ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para pemudik yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

“Semoga para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar, nyaman, dan selamat sampai tujuan serta dapat berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan atas dukungan yang diberikan, termasuk penambahan kuota mudik dari Jakarta menuju Lampung melalui skema Public Service Obligation (PSO) serta subsidi sebesar 30 persen untuk tarif kapal penyeberangan.

Wakil Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mitra yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan program mudik gratis tahun ini.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Iswan H. Cahya mengapresiasi program tersebut karena seluruh pelaksanaannya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).”Program ini zero APBD.

Artinya seluruh kegiatan murni hasil kreativitas organisasi perangkat daerah dan kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan para mitra. DPRD Provinsi Lampung tentu mengapresiasi langkah positif ini, dan berharap ke depan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini telah dikoordinasikan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sehingga tidak merugikan pihak pengusaha angkutan.

Ia menambahkan bahwa program ini memanfaatkan moda transportasi bus yang ada di Lampung berdasarkan kesepakatan bersama dengan para pengusaha angkutan.

“Program ini melayani masyarakat Lampung yang akan menuju Palembang dan juga masyarakat yang berada di wilayah Lampung. Ada yang menggunakan kereta api dan ada yang menggunakan bus,” jelasnya.

Bambang juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan dampak besar bagi masyarakat. Tarif perjalanan kereta api dari Lampung menuju Kertapati yang seharusnya sekitar Rp180 ribu dapat ditekan menjadi sekitar Rp32 ribu karena subsidi pemerintah.

“Demikian juga untuk rute ke Baturaja, ada subsidi sekitar Rp80 ribuan sehingga masyarakat hanya membayar sekitar Rp29 ribu,” katanya.

Secara keseluruhan, program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2026 ini memberangkatkan sebanyak lebih kurang 1.886 pemudik yang menggunakan moda transportasi bus dan kereta api menuju berbagai daerah tujuan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dengan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Perbaikan Jalan Dipercepat, Pemprov Lampung Pastikan Jalur Mudik Lebaran Lebih Aman

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus bergerak mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi guna memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat menjelang arus mudik Lebaran. Langkah ini dilakukan melalui penutupan lubang jalan (patching), perbaikan struktur jalan, hingga pembenahan sistem drainase di berbagai titik strategis, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur Lampung menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik. Oleh karena itu, berbagai pekerjaan perbaikan dipercepat agar jalan provinsi berada dalam kondisi aman dan nyaman dilalui pemudik.

Salah satu penanganan penting dilakukan pada ruas jalan provinsi Ulusemong – Trimulyo di Dusun Pusaka Jaya, Pekon Sirna Galih, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Di lokasi tersebut, jembatan yang ambrol akibat terjangan banjir karena hujan lebat kini tengah ditangani dengan pembangunan jembatan darurat sementara menggunakan pemasangan gorong-gorong armco.

Penanganan darurat ini dilakukan agar konektivitas tetap terjaga dan arus transportasi tidak terputus. Selain itu, Dinas BMBK juga melakukan pekerjaan penutupan lubang jalan pada ruas provinsi Lempasing – Padang Cermin di Kabupaten Pesawaran. Ruas jalan sepanjang sekitar 23 kilometer tersebut menjadi jalur vital penghubung kawasan pesisir dengan Kota Bandar Lampung dan kerap dilalui wisatawan serta masyarakat lokal.

Perbaikan serupa juga dilakukan di ruas Gedong Tataan – Kedondong, Kabupaten Pesawaran, dengan total panjang ruas sekitar 20 kilometer. Pada ruas ini, selain penambalan jalan berlubang, juga dilakukan pembenahan drainase guna mengantisipasi genangan air yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

Sementara itu di Kabupaten Pringsewu, perbaikan jalan dilakukan pada ruas Pringsewu – Pardasuka sepanjang sekitar 18 kilometer, serta ruas Kalirejo – Pringsewu sepanjang kurang lebih 21 kilometer. Kedua ruas ini merupakan jalur penting penghubung antarwilayah yang menopang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian.

Melalui langkah percepatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kondisi jalan provinsi semakin mantap sehingga mampu mendukung kelancaran arus mudik Lebaran sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Dukung Pembinaan Spiritual Pelajar melalui Pesantren Kilat dan Iktikaf

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka kegiatan pesantren kilat dan iktikaf bersama siswa SMA dan SMK se-Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung di Islamic Center Bandar Lampung, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperdalam pemahaman agama, memperkuat karakter, serta menumbuhkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak usia muda.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Lampung yang terus menghadirkan program yang tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga membangun karakter generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Baznas Provinsi Lampung yang terus menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga membangun karakter generasi muda,” ucap Gubernur.

Gubernur menegaskan, masa depan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama, termasuk melalui penguatan nilai-nilai agama dan akhlak.

Menurutnya, kemajuan suatu negeri tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan alam atau pertumbuhan ekonomi, melainkan oleh kualitas moral dan karakter generasi mudanya.

“Kalau ingin melihat masa depan suatu negeri, lihatlah pemuda-pemudanya. Jika pemudanya rajin belajar, berakhlak baik, dan taat pada nilai-nilai agama, maka negeri itu akan menjadi negeri yang makmur,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang sangat cepat. Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 330.000 siswa SMA di Provinsi Lampung yang dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi generasi produktif.

Pemerintah, menurut Gubernur, perlu menyiapkan generasi tersebut agar memiliki arah dan fondasi yang kuat sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Kita tidak ingin sumber daya manusia di Provinsi Lampung menjadi sia-sia karena tidak ada yang mengarahkan. Cara terbaik untuk menjaga generasi muda adalah dengan menanamkan nilai agama dan akhlak yang baik,” ucap Gubernur.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar terus belajar dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Media sosial, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk menyebarkan hal-hal positif seperti ilmu pengetahuan, inspirasi, dan kebaikan.

Selain itu, Gubernur berharap para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut kelak menjadi generasi penerus yang mampu memimpin dan membangun Lampung di masa depan.

“Saya berharap dari ruangan ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Lampung, pengusaha besar, akademisi, hingga tokoh-tokoh yang membawa kemajuan bagi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan kegiatan pesantren kilat dan iktikaf tersebut merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda sekaligus wujud syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi pelajar untuk mempelajari adab dan memperdalam pemahaman agama, termasuk tata cara beribadah dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Baznas Provinsi Lampung juga menyalurkan santunan kepada 100 siswa SMA dan SMK di Kota Bandar Lampung. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Lampung kepada para penerima manfaat.

Selain itu, Baznas juga mendorong penguatan program Gerakan Infak Pendidikan di sekolah-sekolah. Melalui program tersebut, dana infak yang dihimpun dari siswa akan dikembalikan kepada sekolah untuk membantu pelajar yang membutuhkan.

Ke depan, Baznas berencana menggelar pertemuan rutin Rohani Islam (Rohis) se-Bandar Lampung di Islamic Center sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual pelajar.

Melalui kegiatan pesantren kilat dan iktikaf ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap generasi muda tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan terciptanya masyarakat Lampung yang religius, berdaya saing, dan berakhlak mulia.

TP. PKK Provinsi Lampung Bersama DWP Bagikan 500 Paket Takjil di Hari Terakhir Kegiatan Ramadan Berbagi

Bandar Lampung — Kegiatan berbagi takjil Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung resmi berakhir pada Jumat (13/03/2026). Pembagian takjil dilaksanakan di halaman Mahan Agung, Jalan Dokter Susilo, Bandar Lampung.

Kegiatan sosial ini telah berlangsung selama 18 hari, sejak 24 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung secara bergiliran.

Pada hari terakhir pelaksanaan, lebih dari 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Selain itu, juga disiapkan tambahan susu dan snack khusus untuk anak-anak.

Kegiatan hari terakhir melibatkan Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, serta Dharma Wanita Persatuan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung. Pembagian takjil juga turut didukung oleh Mobil Sedekah Cinta dari Majelis Ta’lim Babussalam Al-Ikhlas.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat.

“Pada sore hari ini alhamdulillah kami di Provinsi Lampung bersama dengan ibu-ibu Dharma Wanita di dinas masing-masing berkesempatan membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak awal kegiatan seluruh OPD mendapatkan kesempatan untuk terlibat secara bergiliran dalam pembagian takjil gratis kepada masyarakat.

“Ini merupakan hari terakhir kegiatan. Sejak awal seluruh OPD berkesempatan untuk memberikan takjil gratis untuk masyarakat setiap sore,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.

Pemprov Lampung Berikan Santunan dan Dukungan Moral bagi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung memberikan santunan kepada ahli waris korban kebakaran di gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Penyerahan santunan berlangsung di Guest House Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (13/03/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Provinsi Lampung kepada keluarga korban yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi pada Desember 2025 lalu.

Santunan diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Farial.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung turut merasakan duka yang mendalam atas peristiwa tersebut. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban.

“Kami menyerahkan bentuk kepedulian dari Pemerintah Provinsi Lampung berupa santunan sebesar Rp10 juta yang hari ini telah langsung ditransfer ke rekening masing-masing keluarga korban. Selain itu, kami juga memberikan bantuan kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan, sapaan akrab Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa almarhum dan almarhumah dalam kebakaran di gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Desember 2025. Semoga almarhum dan almarhumah diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan serta kesabaran,” ucapnya.

Salah satu keluarga korban, Asmawati, ibu kandung dari Novia Nurwana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

“Terima kasih Bu Gubernur. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan ini. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kami. Bantuan ini akan kami gunakan untuk kebutuhan makan sehari-hari,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi mereka yang sedang berduka.

Pemprov Lampung dan PWI Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi Ramadan

Bandar Lampung — Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Firsada, hadir dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, bertempat dikantor PWI Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra)  menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung yang konsisten menjaga Profesionalisme serta kualitas jurnalisme di daerah.

Ia mengatakan  bahwa PWI telah menjadi rumah besar bagi para wartawan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan menjaga marwah profesi jurnalistik.

“Melalui berbagai kegiatan seperti Uji Kompetensi Wartawan, pelatihan, diskusi, hingga pembinaan kepada wartawan muda, PWI ikut memastikan bahwa kualitas Jurnalisme di Lampung terus meningkat,” ucapnya. 

Menurutnya, saat ini informasi bergerak sangat cepat, baru beberapa menit sebuah peristiwa terjadi  sudah beredar beritanya di berbagai platform media sosial. 

“Di satu sisi ini memudahkan masyarakat mendapatkan informasi, tetapi di sisi lain juga menghadirkan tantangan besar seperti hoaks dan disinformasi,” lanjutnya.

Di tengah dinamika situasi saat ini, Gubernur menegaskan bahwa peran wartawan sangatlah penting. Wartawan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya kepada masyarakat.

“Wartawan bukan hanya menyampaikan kabar, tetapi juga memastikan bahwa informasi yang sampai kepada masyarakat adalah informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang media sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Banyak program pembangunan, potensi daerah, dan berbagai cerita baik tentang Lampung yang bisa diketahui masyarakat luas karena kerja keras para insan pers.

“Saya percaya teman-teman wartawan di Lampung, khususnya yang berhimpun dalam PWI, memiliki komitmen kuat untuk menjaga jurnalisme yang sehat dan profesional,” ungkapnya.

Diakhir, Gubernur berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers di Lampung, khususnya keluarga besar PWI Lampung, dapat terus terjalin dengan baik. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Wirahadikusumah mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi dan buka puasa bersama. Lebih dari itu, momen ini menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antar insan pers dan Pemerintah Provinsi Lampung, serta menyatukan energi dan semangat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi Lampung.